Pengikut

Minggu, 25 November 2018



manajemen pendidikan menurut para ahli
1. syarif
Menurut Syarif, pengertian manajemen pendidikan adalah segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber “personil maupun materiil” secara efektif dan efisien untuk menunjang tercapainya pendidikan.

2. Sutisna (1979:2-3)

Menurut Sutisna, pengertian manajemen bidang pendidikan adalah keseluruhan “proses” yang membuat sumber-sumber personil dan meteriil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan bersama di bidang pendidikan.

3. Djam’an Satori (1980:4)

Menurut Djam’an Satori, pengertian manajemen pendidikan adalah  keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.

4. Made Pidarta (1988:4)

Menurut Made Pidarta, pengertian manajemen pendidikan adalah aktivitas memadukan berbagai sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya.

5. Soebagio Atmodiwirio (2003:23)

Menurut Soebagio Atmodiwirio, manajemen pendidikan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.

6. Engkoswara (2001:2)

Menurut Engkoswara, manajemen pendidikan adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakat bersama.

7. Hadari Nawawi (1981:11)

Menurut Hadari Nawawi, pengertian manajemen di bidang pendidikan adalah rangkaian kegiatan pengendalian usaha kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan pendidikan, secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama lembaga pendidikan formal.

8. W. Haris

Menurut W. Haris, manajemen pendidikan adalah suatu proses pengintegrasian segala usaha pendayagunaan sumber-sumber personalia dan material sebagai usaha untuk meningkatkan secara efektif pengembangan kualitas manusia.

9. Purwanto dan Djojopranoto (1981:14)

Menurut Purwanto dan Djojopranoto, pengertian manajemen pendidikan adalah suatu usaha bersama yang dilakukan untuk medayagunakan semua sumber daya baik manusia, uang, bahan dan peralatan serta metode untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

10. Stephen J. Kneziech

Menurut Stephen J. Kneziech,  manajemen pendidikan merupakan sekumpulan fungsi-fungsi organisasi yang memiliki tujuan utama untuk menjamin efisiensi dan efektivitas pelayanan pendidikan, sebagaimana pelaksanaan kebijakan melalui perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, stimulasi dan koordinasi personil dan iklim organisasi yang kondusif.

11. Daryanto (1998:8)

Menurut Daryanto, pengertian manajemen pendidikan adalah suatu cara bekerja dengan orang-orang dalam rangka usaha mencapai tujuan pendidikan yang efektif.

12. Dasuqi dan Somantri (1992:10)

Menurut Dasuqi dan Somantri, manajemen pendidikan merupakan upaya penerapan kaidah-kaidah manajemen dalam bidang pendidikan.

13. Sagala (2005:27)

Sedangkan Sagala mengatakan pengertian manajemen pendidikan adalah penerapan ilmu manajemen dalam dunia pendidikan atau sebagai penerapan manajemen dalam pembinaan, pengembangan dan pengendalian usaha dan praktek-praktek pendidikan.

14. Menurut Gaffar

Menurut Gaffar, manajemen pendidikan adalah suatu proses kerja sama yang sistematis, sistemik, dan komprehensif dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

15. Mulyasa (2002:19)

Manajemen pendidikan menurut Mulyasa diartikan sebagai segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik tujuan jangka pendek, menengah, dan tujuan jangka panjang.

16. Biro Perencanaan Depdikbud (1993:4)

Pengertian manajemen pendidikan menurut Biro Perencanaan Depdikbud adalah proses perencanaan, pengorganisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya
Manusia seutuhnnya yaitu manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan, keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri, serta bertanggung jawab pada masyarakat dan bangsa.
Apa itu manajemen pendidikan? Pengertian Manajemen Pendidikan secara umum adalah suatu proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan pengawasan, dalam mengelola segala sumber daya yang berupa manusia, uang, material, metode, mesin, market, waktu, dan informasi, untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Manajemen bidang pendidikan dalam suatu bisnis atau perusahaan dilaksanakan secara langsung oleh manajer pendidikan untuk mewujudkan pelaksanaan aktivitas pendidikan yang sesuai target.
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan keteraturan pelaksanaan sumber daya perusahaan. Lebih jauh tentang manajemen pendidikan dan fungsinya dalam sebuah bisnis atau perusahaan akan dibahas dalam artikel ini.

Kamis, 08 November 2018

Manajemen Pendidikan Menurut Bahasa

Pengertian manajemen pendidikan sebenarnya sudah bukan hal yang asing di khalayak umum. Banyak penjelasan yang terpapar di buku manajemen pendidikan maupun refrensi lainnya. Secara umum pengertian manajemen pendidikan (kata “manajemen” dalam manajemen pendidikan ) sebelumnya memang lebih banyak memakai kata “administrasi” Kata manajemen sendiri menurut kamus Indonesia-Belanda berasal dari kata “administratie” yang bermakna Tata-Usaha. Definisi ini memaknai manajemen pada arti yang sangat terbatas pada aktivitas adiministrasi saja atau aktivitas pencatatan. Begitu pula makna manajemen yang berasal dari bahasa Inggris “administration”. Namun dalam kaitannya dengan manajemen di dalam pengertian manajemen pendidikan memiliki arti yang lebih luas dibandingkan hanya sebatas lingkup administrasi saja.

Definisi Manajemen
Sebelum membahas mengenai pengertian manajemen pendidikan, perlu diketahui bahwa manajemen pendidikan berasal dari dua kata manajemen dan pendidikan.
Secara umum pengertian manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan suatu kelompok maupun organisasi dengan berbagai aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, kepemimpinan, pengawasan dan optimalisasi sumber daya seefektif dan seefisien mungkin. Manajamen merupakan proses pencapaian tujuan melalui kerjasama dengan berbagai elemen organisasi.

Definisi Pendidikan
Berdasarkan Undang-Undang Sisdiknas Pasal 1 Ayat 1 dijelaskan bahwa pendidikan adalah upaya yang secara sadar dalam rangka mewujudkan kondisi belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik dapat aktif dalam pengembangan potensi yang dimiliki untuk meraih kekuatan spiritual keagamaan, kontrol diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,, serta keahlian yang dibutuhkan bagi diri pribadi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Masih pada sumber yang sama, pendidikan memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan membentuk karakter dan peradabanbangsa yang memiliki martabat demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu pendidikan memiliki tujuan dalam mengembangkan potensi peserta didik supaya menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki akhlak mulia, sehat, berilmu,kreatfi, mandiri dan membentuk peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Pengertian Manajemen Pendidikan
1. Menurut Para Ahli
Terdapat beberapa pengertin manajemen menurut para ahli diantaranya :
  • Terrypage dan J.B. Thomas. Manajemen pendidikan adalah teori dan praktek serta administrasi yang terdapat di dalam lembaga dan sistem pendidikan.
  • Paul Monore. Manajemen sekolah adalah lembaga doktrin pendidikan. Pada umumnya terdiri dari beragai prinsip dan pengajaran mengenai berbagai prosedur kelas dan pengajarann oleh guru yang berhasil. Berbagai prinsip yang diajarkan di lembaga pendidikan diterjemahkan dengan berbagai macam cara/teknik yang mengacu pada prinsip dengan skala yang lebih besar dan mendasar yang meliputi sosiologi, prinsip, dan etika.
  • Shelly Umana. Pengertian manajemen pendidikan adalah manajemen dalam metode operasi dalam menciptakan saling terintegrasi antara pendidikan dan masyarakat.
2. Secara Umum

Hal dasar yang menerangkan pengertian manajemen pendidikan adalah berasal dari Buku Pedoman Pelaksanaan Kurikulum III D dari SD hingga SMA di Kurikulum 1975. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa manajemen adalah usaha bersama untuk mendayagunakan seluruh sumber daya (manusia maupun materi) seefektif dan seefisien mungkin untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Selain itu pengertian manajemen pendidikan adalah proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian upaya-upaya pendidikan sehingga mampu meraih tujuan pendidikan yang ditetapkan. Definisi yang berkaitan mengenai manajemen pendidikan yaitu bentuk kerjasama antara stakeholder yang berkaitan dengan pendidikan demi pencapaian target dan sasaran pendidikan yang ditentukan sebelumnya.

Fungsi Manajemen Pendidikan
Fungsi manajemen pendidikan adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
Menurut George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Menurut Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota (staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating), fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
Menurut hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat (motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Pada umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran tersebut.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM, modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan upaya pemaduan sumber daya.
  3. Pelaksanaan (actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas hasil kerja.
  4. Pengendalian (controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan. Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat penyimpangan.

Ruang Lingkup manajemen
Ruang lingkup dari manajemen pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
  1. Menurut Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
  2. Menurut Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
  3. Menurut Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.